Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

The Strategy of the Ministry of Home Affairs on the Low Realization of the Regional Government Budget

Abstract

The Ministry of Home Affairs (MoHA), through the Directorate General of Regional Financial Management, created several strategies through several policies to accelerate regional spending. However, the strategies did not increase the realization of the Regional Budget (APBD). Therefore, this study aimed to analyze the strategy implemented by the Ministry of Home Affairs and why these strategies did not significantly impact the absorption of APBD. This study used a descriptive qualitative method with library research.  The study found that one of the strategies, the Memorandum of Understanding between several ministries/agencies for early procurement, has not been effective in alleviating the doubts of regional governments. One possible solution is to ensure that early procurement by regional governments coincides with the preparation of RKA SKPD, as per Presidential Regulation No. 16 of 2018.  MoHA should also promote the use of Evidence-Based Policy (EBP) in regional financial management and encourage the establishment of the Regional Financial Management Laboratory Unit (UPTLPKD). Finally, MoHA should prioritize the development of infrastructure that was delayed due to the COVID-19 pandemic in 2020 and 2021.

Keywords

realization of regional budget, Directorate General of Regional Financial Management, MoHA, APBD absorption

PDF

References

  1. Andriati, R. (2019). Factors Affect Budget Absorption in Government Institutions of Indonesia, 2017. Journal of Governance and Public Policy, 6(2), 101–109. https://doi.org/10.18196/jgpp.v6i2.6197
  2. Cahyadini, A., Radjab, A. M., & Pinky, C. (2020). Mutasi: Bentuk Sanksi di Bidang Kepegawaian? Veritas et Justitia: Jurnal Ilmu Hukum, 6(1), 49–67. https://doi.org/10.25123/vej.v6i1.3425
  3. CNN Indonesia. (2022, October 25). Kemendagri Dorong Percepatan Realisasi APBD di Kabupaten Raja Ampat. CNN Indonesia. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20221025192706-25-865286/kemendagri-dorong-percepatan-realisasi-apbd-di-kabupaten-raja-ampat
  4. Deseverians, R., & Wulandari, S. (2020). Efektivitas Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) dalam Perencanaan Pembangunan Tahunan Daerah di Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal Ilmiah Administrasi Pemerintahan Daerah, 12(1), 13–30. https://doi.org/10.33701/jiapd.v12i1.1464
  5. Dewi, H. S. (2015). Kinerja Pembangunan Daerah: Suatu Evaluasi terhadap Kursus Keuangan Daerah. [Master Thesis, Bogor Agricultural University (IPB)]. http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/79431
  6. Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan. (2018). Belanja Daerah dan Perbaikan Pelayanan Publik: Studi Kasus Bidang Pendidikan dan Kesehatan. Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan.
  7. Ekaputra, N. D. (2021). Efektivitas Penerapan Aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dalam Penyusunan Dokumen RKPD di Kabupaten Nganjuk. Otonomi, 21(1), 62–79. https://doi.org/10.32503/otonomi.v21i1.1606
  8. Fanida, E. H., & Niswah, F. (2015). Government Resource Management System (GRMS): Inovasi Layanan Publik dalam Pengelolaan Keuangan Daerah di Pemerintah Kota Surabaya. Jurnal Administrasi Publik, 12(1), 35–44. https://journal.unpar.ac.id/index.php/JAP/article/view/1499
  9. Firmansyah, M. J. (2022, January 18). Ratusan Proyek Gagal Tender Jadi Biang Kerok Rendahnya Serapan APBD DKI. Tempo.co. https://metro.tempo.co/read/1551341/ratusan-proyek-gagal-tender-jadi-biang-kerok-rendahnya-serapan-apbd-dki
  10. Goldstein, A. (2007). Multinational Companies from Emerging Economies. Palgrave Macmillan UK. https://doi.org/10.1057/9780230206335
  11. Gusmartina, S., Azlina, N., & Julita, J. (2021). The Influence of Budget-Related Factors on Budget Absorption in Pelalawan Regency OPD. AFEBI Accounting Review, 6(1), 1–9. https://doi.org/10.47312/aar.v6i01.332
  12. Hambali, H. (2022, October 3). Aplikasi SIPD Menghambat Realisasi Anggaran, DPRD-Pemprov Minta Mendagri Beri Kemudahan. Tribun-Sulbar.com. https://sulbar.tribunnews.com/2022/03/10/aplikasi-sipd-menghambat-realisasi-anggaran-dprd-pemprov-minta-mendagri-beri-kemudahan
  13. Heriberta, Tasman, A., & Yanilia. (2018). Analysis of Budget Spending and Its Affect on Jambi Government Performance. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah, 5(4), 244–256. https://doi.org/10.22437/ppd.v5i4.5118
  14. Howe, B. (2022). Political Culture and Societal Exceptionalism: Challenges to Democracy? In B. Howe (Ed.), Society and Democracy in South Korea and Indonesia (pp. 1–15). Springer International Publishing. https://doi.org/10.1007/978-3-031-06267-4_1
  15. Jati, R. P. (2020). Implementasi Konsep Evidence Based Policy Afrika Selatan dalam Integrasi Pembuat Kebijakan dan Peneliti Indonesia. 123–132.
  16. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat. (2022). Laporan Perekonomian Provinsi Jawa Barat Agustus 2022. Bank Indonesia. https://www.bi.go.id/id/publikasi/laporan/lpp/Pages/Laporan-Perekonomian-Provinsi-Jawa-Barat-Agustus-2022.aspx
  17. Kennedy, Azlina, N., Julita, & Nurulita, S. (2020). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Penyerapan Anggaran pada Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis. Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis, 13(2), 108–117. https://doi.org/10.35143/jakb.v13i2.3652
  18. Khaldun, R. I. (2017). Strategi Kebijakan Peningkatan Daya Saing Rumput Laut Indonesia di Pasar Global. Sospol: Jurnal Sosial Politik, 3(1), 99–125. https://doi.org/10.22219/sospol.v3i1.4403
  19. Kuncoro, H. (2021, December 13). Dampak Buruk Geberan Belanja Akhir Tahun dan Penurunan Penerimaan Daerah. Tempo.co. https://koran.tempo.co/read/opini/470274/dampak-buruk-geberan-belanja-akhir-tahun-dan-penurunan-penerimaan-daerah
  20. Kurniawati, E. (2022, August 12). Empat Fakta Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Tempo. https://bisnis.tempo.co/read/1622264/empat-fakta-pertumbuhan-ekonomi-indonesia
  21. Kusuma Negara, P., Handajani, L., & Effendy, L. (2018). Studi Kasus Fenomena Tingkat Serapan Anggaran pada Satuan Kerja Perangkat Daerah. Jurnal Akuntansi dan Investasi, 19(1), 76–91. https://doi.org/10.18196/jai.190193
  22. Lapananda, Y. (2022, August 25). Hambatan & Solusi dalam Pengadaan Dini pada Pemda. Gorontalopost.id. https://gorontalopost.id/2022/08/25/hambatan-solusi-dalam-pengadaan-dini-pada-pemda/
  23. Lumanauw, N., & Winosa, Y. (2016, August 6). Negara Berkembang Hadapi Masalah Slow Back-Loaded. Investor.id. https://investor.id/macroeconomics/144909/negara-berkembang-hadapi-masalah-slow-back-loaded
  24. Mashabi, S. (2021, June 22). Kemendagri Ungkap Faktor Penyebab Rendahnya Realisasi APBD 2021. Kompas.com. https://nasional.kompas.com/read/2021/06/22/10524261/kemendagri-ungkap-faktor-penyebab-rendahnya-realisasi-apbd-2021
  25. Masitoh, S. (2022a, January 20). Kemenkeu Ungkap 4 Penyebab Belanja Pemda pada 2021 Rendah. Kontan.co.id. https://nasional.kontan.co.id/news/kemenkeu-ungkap-4-penyebab-belanja-pemda-pada-2021-rendah
  26. Masitoh, S. (2022b, March 28). Sampai Februari 2022, Realisasi Belanja Daerah Turun 18,6%. Kontan.co.id. https://nasional.kontan.co.id/news/sampai-februari-2022-realisasi-belanja-daerah-turun-186
  27. Masitoh, S. (2022c, March 30). Pemda Jangan Hambat Pemulihan Ekonomi. Business Insight. https://insight.kontan.co.id/news/pemda-jangan-hambat-pemulihan-ekonomi
  28. Maulana, R. (2018). Pengaruh Mutasi terhadap Pengembangan Karir Pegawai di Sekretariat Kota Banda Aceh [Skripsi, UIN Ar-Raniry Banda Aceh]. https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/8303
  29. Nurhidayah, T., & Hendikawati, P. (2018). Pengaruh Realisasi APBD terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan dengan Statistical Mediation Analysis. Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences, 41(2), 111–120. https://doi.org/10.15294/ijmns.v41i2.19212
  30. Nursahidin. (2017). Problem Penyebab Rendahnya Penyerapan Anggaran di Daerah. Jurnal Ilmiah Publika, 5(1), 60–71. https://doi.org/10.33603/publika.v5i1.1524
  31. Prayitno, B. (2011). Birokrasi dan Politik: Problematika dalam Keniscayaan Administrasi Publik. Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik, 14(1), 133–149. https://doi.org/10.31845/jwk.v14i1.303
  32. Pudyatmoko, Y. S., & Aryadi, G. (2021). Pemberlakuan Ketentuan Pasal 21 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 dalam Penanganan Korupsi. Veritas et Justitia: Jurnal Ilmu Hukum, 7(2), 297–324. https://doi.org/10.25123/vej.v7i2.3780
  33. Safutra, I. (2022, July 29). Transfer DAU Hanya Sesuai Kebutuhan Daerah. JawaPos.com. https://www.jawapos.com/ekonomi/01399371/transfer-dau-hanya-sesuai-kebutuhan-daerah
  34. Said, A. (2021, April 17). Lonjakan Penyerapan Anggaran di Akhir Tahun, Bagaimana Antisipasinya? TopBusiness. https://www.topbusiness.id/49669/lonjakan-penyerapan-anggaran-di-akhir-tahun-bagaimana-antisipasinya.html
  35. Sinaga, E. J. (2016). Analisis Rendahnya Penyerapan Anggaran Kementerian/Lembaga (K/L) dan Pemerintah Daerah. Jurnal Rechts Vinding: Media Pembinaan Hukum Nasional, 5(2), 261–274. https://doi.org/10.33331/rechtsvinding.v5i2.144
  36. Taengetan, K. R., Laloma, A., & Ruru, J. (2015). Peranan Badan Kepegawaian Daerah dalam Pelaksanaan Mutasi Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Kepulauan Talaud. Jurnal Administrasi Publik, 2(30), 1–13. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/JAP/article/view/8003
  37. Tambun, L. T. (2019, December 26). Pengamat: Serapan Rendah Karena Perencanaan Anggaran Kurang Matang. BeritaSatu.com. https://www.beritasatu.com/megapolitan/592466/pengamat-serapan-rendah-karena-perencanaan-anggaran-kurang-matang
  38. Vigoda-Gadot, E. (Ed.). (2002). Public Administration. Routledge. https://doi.org/10.1201/b12437
  39. Webinar Keuda Update: Seri 24 Penyusunan Raperda PDRD dan Percepatan Realisasi APBD Se-Indonesia. (2022). https://www.youtube.com/watch?v=RhGkVF2T0rA
  40. Wildan, M. (2022, June 24). Realisasi Belanja APBD Lambat, Dana Pemda di Bank Tembus Rp200 Triliun. DDTCNews. https://news.ddtc.co.id/realisasi-belanja-apbd-lambat-dana-pemda-di-bank-tembus-rp200-triliun-40077
  41. Zahroh, F. (2019, January 16). Tri Rismaharini Klaim Serapan Anggaran Kota Surabaya Tertinggi di Indonesia, Sampai 92 Persen. TribunJatim.com. https://jatim.tribunnews.com/2019/01/16/tri-rismaharini-klaim-serapan-anggaran-kota-surabaya-tertinggi-di-indonesia-sampai-92-persen
  42. Zed, M. (2008). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

Metrics

Metrics Loading ...