Akses terbuka Vol 5 No 2 (2025) · hlm. 105-117

Proyeksi Kesenjangan Implementasi Revisi Undang Undang Desa

Penulis

  • Fauzan Hidayat Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia
Abstrak

Penelitian ini mengeksplorasi kesenjangan dalam implementasi revisi Undang-Undang Desa (UU No. 3 Tahun 2024) di berbagai wilayah Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mendalami pengalaman, perspektif, dan interpretasi dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah desa, masyarakat lokal, dan para ahli, dalam menerapkan revisi UU Desa. Melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan atau hambatan implementasi UU Desa, serta kesenjangan yang muncul di berbagai konteks desa. Temuan menunjukkan bahwa kesenjangan implementasi sering kali disebabkan oleh perbedaan kapasitas pemerintahan desa, keterbatasan akses terhadap sumber daya, dan kondisi infrastruktur yang bervariasi, terutama di wilayah Indonesia Timur. Penelitian ini menyoroti dampak kesenjangan tersebut terhadap kesejahteraan masyarakat desa dan menekankan perlunya upaya penguatan kapasitas pemerintahan desa, peningkatan kualitas infrastruktur, serta strategi koordinasi yang lebih efektif untuk mengurangi kesenjangan implementasi di seluruh wilayah Indonesia.

Kata Kunci
  • Implementasi UU Desa
  • Kesenjangan Pembangunan Desa
  • tata kelola desa
Referensi
  1. Aprilia, D., Jaelani, A. K., Mulyanto, Isharyanto, & Kurniawan, I. D. (2025). Regulatory Model for Tourism Villages in Forest Areas Based on Sustainable Tourism. Legality: Jurnal Ilmiah Hukum, 33(1), 286–306. https://doi.org/10.22219/ljih.v33i1.40177
  2. Arsyad, S. N. S., & Ahmad, B. (2024). Dinamika Kebijakan dan Implementasi Program Desa Maju: Studi Literatur dan Rekomendasi Kebijakan. PAMARENDA: Public Administration and Government Journal, 4(2), 285–295.
  3. Asmawati, I., & Basuki, P. (2019). Akuntabilitas pengelolaan keuangan desa. Akurasi: Jurnal Studi Akuntansi Dan Keuangan, 2(1), 63–76.
  4. Bhushan, M., Iyer, S., Kumar, A., Choudhury, T., & Negi, A. (2022). Artificial Intelligence for Smart Cities and Villages: Advanced Technologies, Development, and Challenges. In Artificial Intelligence for Smart Cities and Villages: Advanced Technologies, Development, and Challenges. https://doi.org/10.2174/97898150492511220101
  5. Bunkley, N., McCool, J., & Garton, K. (2025). Stakeholder perceptions on the impact of trade and investment agreements on nutrition policy space in small island developing states. Globalization and Health, 21(1). https://doi.org/10.1186/s12992-024-01091-3
  6. Chen, S., Yuan, L., Wang, W., & Gong, B. (2025). Decentralization, local information, and effort substitution: Evidence from a subnational decentralization reform in China. Governance, 38(2). https://doi.org/10.1111/gove.12884
  7. Egger, D., Haushofer, J., Miguel, E., Niehaus, P., & Walker, M. (2022). General Equilibrium Effects of Cash Transfers: Experimental Evidence From Kenya. Econometrica, 90(6), 2603 – 2643. https://doi.org/10.3982/ECTA17945
  8. Fahira, J., Harianja, R. A., & Akbar, F. T. (2023). Peran Pemerintah Daerah dalam Implementasi Undang-Undang Desa. JURNAL PENELITIAN SERAMBI HUKUM. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:261794245
  9. Febrianto. (2021). Panduan Fasilitasi Replikasi dan Pelembagaan Pengembangan Sistem Informasi Desa (SID). 1–34.
  10. Harsanto, B. T., & Wahyuningra. (2025). Managing human resource in the rural tourism sector: evidence from Indonesia. Cogent Business and Management, 12(1). https://doi.org/10.1080/23311975.2025.2493312
  11. Lancaster, G., & Massingham, L. (2010). Essentials of Marketing Management. Taylor & Francis. https://books.google.co.id/books?id=WfctCgAAQBAJ
  12. Lauria, M., & Slotterback, C. S. (2020). Learning from Arnstein’s Ladder: From Citizen Participation to Public Engagement. Taylor & Francis. https://books.google.co.id/books?id=hnP2DwAAQBAJ
  13. Lei, Z. (2024). The Fiscal Logic of Responsiveness: Public Finance, Elections, and Public Goods Provision in Rural China. Studies in Comparative International Development, 59(1), 1 – 26. https://doi.org/10.1007/s12116-023-09383-2
  14. Li, Y., & Sahari, F. (2025). Evaluation of Landscape Resources and Legal Protection Boundary Setting in Xinchang County, China. Nature Environment and Pollution Technology, 24(2). https://doi.org/10.46488/NEPT.2025.v24i02.D1708
  15. Martitah, Arifin, S., & Sugiarto, L. (2020). Penguatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengembangan Inovasi Kebijakan Program Pembangunan Desa yang Berkelanjutan. Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia , 3(1), 14–28. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/JPHI/index
  16. Megawati, V., Otok, B. W., & Purnomo, J. D. T. (2025). Moderating Technology Acceptance Model on Resident Empowerment in Support for Sustainable Tourism. Sustainability (Switzerland), 17(9). https://doi.org/10.3390/su17094217
  17. Nasir, M. (2022). Protecting Forested Areas in Non-Forest Zone through The Ecological Fiscal Transfer Scheme in Indonesia: A case study from Kutai Timur district. Forest and Society, 6(1), 399 – 421. https://doi.org/10.24259/fs.v6i1.19193
  18. North, D. C. (1990). Institutions, institutional change and economic performance (Vol. 332). Cambridge university press.
  19. Pratama, F. S. P. (2022). Impelementasi Uu No. 5 Tahun 1979 Lewat Program Manunggal Sakato dalam Sejarah Pembangunan Desa di Sumatera Barat 1984-1991. Mozaik Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Dan Humaniora. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:268152587
  20. Purnomo, S., & Purwandari, S. (2025). A Comprehensive Micro, Small, and Medium Enterprise Empowerment Model for Developing Sustainable Tourism Villages in Rural Communities: A Perspective. Sustainability (Switzerland), 17(4). https://doi.org/10.3390/su17041368
  21. Putnam, R. D. (2020). Bowling Alone: Revised and Updated: The Collapse and Revival of American Community. Simon & Schuster. https://books.google.co.id/books?id=C7cCEAAAQBAJ
  22. Rizal, A., Triandani, S., April, M., & Alkadafi, M. (2022). Pengembangan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa dalam Penataan Administrasi Pemerintahan Desa Berbasis Teknologi Informasi (E-Government). Jurnal EL-RIYASAH. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:258582261
  23. Royandi, E., Satria, A., & Saharuddin, S. (2019). Kelompok Kepentingan Dan Relasi Kuasa Dalam Pengelolaan Sumber Daya Laut Palabuhanratu. Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan Dan Perikanan, 8(2), 163–173.
  24. Saputra, R. D., Putri, D. M., & Parhusip, J. (2024). Proporsi Individu yang Memiliki Telepon Genggam 2021–2023 dalam Perspektif Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Informatech: Jurnal Ilmiah Informatika Dan Komputer, 1(2), 183–188.
  25. Suharto, S. (2019). Pemerintahan Desa Dalam Mendukung Keberhasilan Implementasi Uu Desa Di Jawa Tengah 2018. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:209970322
  26. Suyanto, Alif Almughni, M. A., Standsyah, R. E., Mustofa, A., Haryati, E., Ramadhan, D. S., & Possumah, B. T. (2024). Regional Financial Management towards Village Development Independency in Indonesia Lacking Regions. Journal of Ecohumanism, 3(3), 357 – 374. https://doi.org/10.62754/joe.v3i3.3351
  27. Tang, S. A., Maro, Y., Gorang, A. F., & Maruli, E. (2022). Pengaruh Alokasi Dana Desa dan Dana Desa Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Desa. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(9), 384–399.
  28. Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2009). Economic Development. Pearson Addison Wesley. https://books.google.co.id/books?id=VODtAAAAMAAJ
  29. Toumbourou, T. D., Dunphy, M. B., Mulyani, L., Auwalin, I., Rumayya, Hartoto, A. S., Aji, G. B., Utomo, M. M. B., Amin, N. A., Yaman, Y., Fakhrani, F. A., Yasmin, P. A., Afriyani, A. A., Masri, Arisanti, D., Tjawikrama, D., Friedman, R. S., & Rawluk, A. (2025). Social forestry for a good life? The uneven well-being benefits of Indonesia’s social forestry scheme. People and Nature, 7(6), 1443 – 1463. https://doi.org/10.1002/pan3.70042
  30. Wahyudi, A. (2016). Implementasi rencana strategis badan pemberdayaan masyarakat dan desa dalam upaya pengembangan Badan Usaha Milik Desa di Kabupaten Kotawaringin Barat. Jurnal Ilmiah Administrasi Publik, 2(2), 99–103.
Unduhan

Cara Mengutip

Proyeksi Kesenjangan Implementasi Revisi Undang Undang Desa . (2025). Bestuurskunde: Journal of Governmental Studies, 5(2), 105-117. https://doi.org/10.53013/bestuurskunde.5.2.105-117
Terindeks oleh