Open access Vol. 5 No. 2 (2025) · pp. 91-103

Inclusive Governance in The Village Fund Oversight: A Reform Strategy to Reduce Extreme Poverty in Batang Regency

Authors

  • Hendy Setiawan Gadjah Mada
Abstract

Extreme poverty remains a persistent challenge in Batang Regency, despite the increased allocation of The Village Fund from the central government since 2015. This challenge is further compounded by cases of corruption in the use of The Village Fund in several villages. Therefore, reforming the Village Fund oversight through an inclusive governance approach is essential to ensure accountability and promote the reduction of extreme poverty. This study employed a qualitative descriptive method with a literature review. Data were collected through searches of relevant secondary sources and analyzed using the Spradley technique, which involved domain analysis, taxonomy, componential analysis, and cultural theme analysis. The findings indicate that the limited human resource capacity of village officials remains a critical barrier to achieving meaningful participation. The disbursement of The Village Fund in Batang Regency was not accompanied by improved capacity of the program administrators, which created challenges to participation from both village human resources and the broader community, which largely remained passive. The Village Fund oversight reforms, which were often dominated by external mechanisms, had a significant impact on governance outcomes. However, reliance on external oversight alone still led to cases of corruption, underscoring the importance of strengthening internal mechanisms through a more inclusive community approach. Therefore, oversight reforms should be developed with a focus on inclusive governance, integrating both internal and external dimensions.

Keywords
  • the village fund
  • extreme poverty
  • oversight reforms
  • inclusive governance
  • improved welfare
References
  1. Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 974–980. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.3394
  2. Amin, H. (2022). Pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) Terhadap Pembangunan Gampong. Journal of Social and Policy Issues, 2, 71–76. https://doi.org/10.58835/jspi.v2i2.42
  3. Aminudin, A. (2019). Implementation of Good Village Governance in Village Development. Journal of Public Administration and Local Governance, 3(1), 1. https://doi.org/10.31002/jpalg.v3i1.1356
  4. Aranditio, S. (2024). Penghapusan Kemiskinan Lewat Dana Desa Dibayangi Korupsi. Kompas.Id. https://www.kompas.id/artikel/10-tahun-dana-desa-masih-dibayangi-korupsi
  5. batangkab.go.id. (2024). Monitoring Dana Desa. Batangkab.Go.Id. https://blado.batangkab.go.id/?p=3&id=36
  6. Bernadi, R. (2025). Korupsi Dana Desa Rp 235 Juta, Kades di Batang Jadi Tersangka. Detikjateng. https://www.detik.com/jateng/hukum-dan-kriminal/d-8023463/korupsi-dana-desa-rp-235-juta-kades-di-batang-jadi-tersangka
  7. Buono. (2020). Mantan Kades Bismo Ditangkap Polisi. Warta Desa. https://www.wartadesa.net/mantan-kades-bismo-ditangkap-polisi/
  8. Choirunnisa, Setiawan, H., Rahmanda Irawan, R., & Erison, Y. (2024). Promosi Dan Edukasi Pendidikan Tinggi Melalui Kegiatan Expo Campus Di Man 01 Batang. Hippocampus: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 140–146. https://doi.org/https://doi.org/10.47767/hippocampus.v3i1.746
  9. Deny, L. C., Panggabean, M. L., & Sudjiarto, T. (2023). Efektivitas Penanganan Korupsi Dana Desa yang Menghambat Pembangunan Infrastruktur Desa di Kabupaten Manggarai yang Dilaksanakan oleh Kepolisian Resort Manggarai. Journal Of Social Science INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 3, 8552–8566. http://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/5878%0Ahttps://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/download/5878/4138
  10. Erison, Y., & Setiawan, H. (2023). Agile Governance: De-eskalasi Kemiskinan berbasis Birokrasi Cergas melalui Gerakan Bela Beli di Kabupaten Kulon Progo D.I. Yogyakarta. Salus Cultura: Jurnal Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan, 3(2), 135–146. https://doi.org/10.55480/saluscultura.v3i2.119
  11. Febriansyah, E., Andeka, R., & Hernandianto. (2021). Akuntabilitas Pengelolaan Alokasi Dana Desa di Desa Talang Buai Kecamatan Selagan Raya Kabupaten Mukomuko. Jurnal Jumka, 1(1), 49–58. https://doi.org/https://doi.org/10.36352/raj.v2i2.455
  12. Firmansyah, F., Muhamadong, M., Budiman, A., Hendra, H., & Rizkiani, F. (2021). Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Dalam Pengawasan APBDesa Di Kabupaten Bima. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan), 5(1), 223–235. https://doi.org/10.58258/jisip.v5i1.1697
  13. Gareta, S. P. (2019). Indef Menilai Dana Desa Belum Naikan Kesejahteraan Masyarakat Pedesaan. Jogja.Antaranews. https://jogja.antaranews.com/berita/405284/indef-menilai-dana-desa-belum-naikan-kesejahteraan-masyarakat-pedesaan
  14. Harefa, M., Waruwu, E., Mendrofa, Y., & Hulu, P. F. (2024). Management Perspective?: Jurnal Penelitian Manajemen Analisis Model Pengawasan Badan Permusyawaratan Desa Terhadap Program. Management Perspective: Jurnal Penelitian Manajemen Original, 1(2), 82–90. https://doi.org/10.62138/management.v1i1.xx
  15. Hasibuan, S. N. (2024). Revisi UU Desa dan Kemiskinan Perdesaan. Kompas. https://www.kompas.id/baca/opini/2024/04/03/revisi-uu-desa-dan-kemiskinan-perdesaan?open_from=Search_Result_Page
  16. Herlambang, A. A. (2021). IPM Rendah, Rata-rata Masyarakat Batang hanya Lulus SD. Ayobatang.Com. https://batang.ayoindonesia.com/batang-raya/pr-37453981/IPM-Rendah-Ratarata-Masyarakat-Batang-hanya-Lulus-SD
  17. Hicke, S. (2015). Inclusive Institutions. Institute of Development Studies, 29(29), 1–35. www.gsdrc.org
  18. Hidayati, A., & Setiawan, H. (2023). Women and Budget: Pro Gender Government Expenditure Budget in Batang Regency. Bestuurskunde: Journal of Governmental Studies, 113(3), 13–25. https://doi.org/10.1111/j.1467-9442.2011.01655.x
  19. ICW. (2024). Laporan Kasus Korupsi dan Tersangka Dana Desa. Antikorupsi.Org. https://www.antikorupsi.org/
  20. Indriani, D. (2022). Kades dan Bendahara Desa Pretek Jadi Tersangka, Kasus Korupsi Dana Desa, Ditahan di Rutan Batang. Tribunjateng. https://jateng.tribunnews.com/2022/10/24/kades-dan-bendahara-desa-pretek-jadi-tersangka-kasus-korupsi-dana-desa-ditahan-di-rutan-batang.
  21. Irianto, R. D. (2018). Kajian Tentang Dana Desa Di Kabupaten Batang. Litbang.Batangkab.Go.Id. https://litbang.batangkab.go.id/?p=33&id=57
  22. Jumadi. (2021). Pemkab Batang Gelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa. Berita.Batangkab. https://berita.batangkab.go.id/?p=1&id=8049
  23. Jumadi. (2022). KPK RI Berikan Pengawasan Lebih Untuk Seluruh Kepala Desa di Batang. Batangkab.Go.Id. https://berita.batangkab.go.id/?p=1&id=9127
  24. Jumadi. (2023). 21 Desa Masuk Kemiskinan Ekstrim, RKPD Pj Bupati Batang Entaskan di Tahun 2024. Berita.Batangkab.Go.Id. https://berita.batangkab.go.id/?p=1&id=10270
  25. Kartika, R. (2012). Partisipasi Masyarakat dalam Mengelola Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Tegeswetan dan Desa Jangkrikan Kecamatan Kepil Kabupaten Wonosobo. Jurnal Bina Praja, 04(03), 179–188. https://doi.org/10.21787/jbp.04.2012.179-188
  26. Kemenkeu.go.id. (2024). Peningkatan Kualitas Pengelolaan Anggaran Dana Desa. Kemenkeu.Go.Id. https://bppk.kemenkeu.go.id/balai-diklat-keuangan-makassar/artikel/peningkatan-kualitas-pengelolaan-anggaran-desa-869352
  27. Kurniawan, I., Setiawan, B., & Listiani, T. (2020). Pembinaan Aparatur Pemerintah Desa Dalam Bidang Manajemen Pemerintahan Desa Bagi Para Kepala Desa Dan Perangkat Desa Di Kecamatan Cikajang Kabupaten Garut. LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 32–36. https://doi.org/10.53860/losari.v2i2.26
  28. Kutnadi. (2017). Kapolda Jateng luncurkan sistem informasi pengawasan dana desa. Antaranews.Com. https://www.antaranews.com/berita/674018/kapolda-jateng-luncurkan-sistem-informasi-pengawasan-dana-desa
  29. Kutnadi. (2023). Tim KPK lakukan bimtek nilai-nilai antikorupsi di Batang. Antaranews.Com. https://www.antaranews.com/berita/3531990/tim-kpk-lakukan-bimtek-nilai-nilai-antikorupsi-di-batang
  30. Lakoro, M., Koton, Y. P., & Mopangga, H. (2023). Model Pengawasan Pengelolaan Dana Desa Oleh Inspektorat Kabupaten Bone Bolango. Innovative: Journal Of Social Research, 3(c), 8703–8719.
  31. Marlina, S., Frinaldi, A., & Magriasti, L. (2023). Analisis Pengelolaan Dana Desa (Studi Kasus Di Nagari Ujung Gading Kecamatan Lembah Melintang Kabupaten Pasaman Barat). Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan (JISIP), 7(3), 2419–2425. https://doi.org/10.58258/jisip.v7i1.5426/http
  32. Meiliana, D. (2022). Firli Bahuri Prihatin Sudah 686 Kepala Desa dan Perangkatnya Terjerat Korupsi. Kompas. https://nasional.kompas.com/read/2022/10/18/17543511/firli-bahuri-prihatin-sudah-686-kepala-desa-dan-perangkatnya-terjerat#:~:text=Editor&text=JAKARTA%2C KOMPAS.com - Ketua,tahun%2C sejak 2012 hingga 2021.
  33. Mifta. (2024). Pelatihan Peningkatan Kapasitas BPD Boleh Gunakan Dana Desa. Jatengprov.Go.Id. https://jatengprov.go.id/beritadaerah/pelatihan-peningkatan-kapasitas-bpd-boleh-gunakan-dana-desa/
  34. Muhidin, A., N, R. A. M., & Mubarak, I. (2020). Study of Mapping the Needs of Facilities and Infrastructure of Automotive Board of Univeritas Pendidikan Indonesia. Journal of Mechanical Engineering Education, 7(2), 134–146. https://ejournal.upi.edu/index.php/jmee/article/view/29856
  35. Muhtada, D., Diniyanto, A., & Qory Alfana, G. (2018). Model Pengelolaan Dana Desa: Identifikasi Problem, Tantangan, Dan Solusi Strategis. RISTEK?: Jurnal Riset, Inovasi Dan Teknologi Kabupaten Batang, 2(2), 29–44. https://doi.org/https://doi.org/10.55686/ristek.v2i2.34
  36. Nasaban, W. M. christian. (2023). Rawan Dikorupsi, Pengawasan pada Penggunaan Dana Desa Harus Diperkuat. Kompas. https://www.kompas.id/baca/polhuk/2023/03/15/rawan-korupsi-pengawasan-dana-desa-harus-diperkuat
  37. Praditya, A. D., Celi Aprianti, Diah Anisa Muharani, Renaldi Setiawan, Yora Putri Wulandari, & Ismail Ismail. (2024). Pembangunan Berkelanjutan Desa?: Strategi Mengatasi Kemiskinan dan Meningkatkan Kesejahterahan Masyarakat Desa Sido Sari. Jurnal Pelayanan Dan Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(3), 16–24. https://doi.org/10.55606/jppmi.v3i3.1450
  38. Purbaya, A. A. (2016). Festival Anggaran, Ajang Pemkab Batang Buka-bukaan Soal Anggaran. Detiknews. https://news.detik.com/berita/d-3163538/festival-anggaran-ajang-pemkab-batang-buka-bukaan-soal-anggaran
  39. Putra, M. E., & Hapsari, A. N. S. (2020). Peran Badan Permusyawaratan Desa dalam Pengelolaan Aset Desa. Jurnal Akuntansi Maranatha, 12(1), 109–122. https://doi.org/10.28932/jam.v12i1.2009
  40. Retnosari, L. (2024). Kemiskinan Perdesaan. Kompas. https://www.kompas.id/baca/opini/2024/01/04/kemiskinan-perdesaan?open_from=Search_Result_Page
  41. Romli, Ombi & Nurlia, E. (2017). Lemahnya Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Dalam Melaksanakan Fungsi Pemerintahan Desa. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 3(1)(1), 36–54.
  42. Rusmawijaya, A. R. (2022). Pengelolaan Dana Desa: Optimalisasi Peran Camat Cikembar dalam Pembinaan dan Pengawasan Dana Desa. Distingsi: Journal of Digital Society, 1(1), 86–96. https://jurnal.panengen.com/index.php/djods/article/view/54%0Ahttps://jurnal.panengen.com/index.php/djods/article/download/54/61
  43. Salingkat, S. P. (2022). Pengelolaan Alokasi Dana Desa (Add) Di Desa Sibedi Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi. SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan, 1(12), 2753–2760. https://doi.org/10.54443/sibatik.v1i12.427
  44. Samsu Alam, A., & Mamu, A. (2016). Isu-Isu Strategis dalam Pembangunan Desa di Kecamatan Pitumpanua Kabupaten Wajo. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 9(2), 95–102. https://doi.org/https://doi.org/10.31947/jgov.v9i2.1095
  45. Setiawan, H. (2020). Fenomena Gelandangan Pengemis SebagaiDampak Disparitas pembangunan Kawasan Urban dan Rural di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal MODERAT, 6(02), 361–375. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.25157/moderat.v6i2.3218
  46. Setiawan, H., & Sulistyo, N. W. (2022). Strengthening the Capacity of Village Community Institutions through Village-Owned Enterprises in Sumbermulyo Village Bantul, Yogyakarta. TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan, 13(2), 95–120. https://doi.org/10.33701/jtp.v13i2.1366
  47. Setiawan, H., Widiono, G. W., & Hikmah, G. (2023). The Formation of the New Autonomous Region of Papua and Welfare Guarantees in the Decentralization Policy. Jurnal Borneo Administrator, 19(3), 319–332. https://doi.org/10.24258/jba.v19i3.1181
  48. Setiawan, H., & Widyana, M. R. (2022). Rethinking Patterns Development of Aceh’s Socio-Economic Welfare After Two Decades of Implementing Asymmetric Autonomy “Special Autonomy.” Journal of Government and Political Issues, 2(1), 8–21. https://doi.org/10.53341/jgpi.v2i1.27
  49. Setiawan, H., Yendra, Y., & Choirunnisa, C. (2023). Penguatan Kapasitas SDM Melalui Motivasi dan Edukasi Pendidikan Tinggi Bagi Siswa SMK NU Bandar Kabupaten Batang. Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 1–8. https://doi.org/10.38043/parta.v4i1.4218
  50. Sitinjak, Y. K. (2021). Penataan Kebijakan Kepala Desa dalam Mencegah Terjadinya Tindak Pidana Korupsi Dana Desa di Wilayah Kecamatan Tanah Siang Kabupaten Murung Raya. Jurnal Lmu Sosial, 2(1), 2013–2015. https://www.bajangjournal.com/index.php/JISOS/article/view/4807
  51. Sofyani, H., Suryanto, R., Arie Wibowo, S., & Widiastuti, H. (2018). Praktik Pengelolaan dan Tata Kelola Pemerintahan Desa Dlingo di Kabupaten Bantul: Pembelajaran dari Desa Percontohan. Jati: Jurnal Akuntansi Terapan Indonesia, 1(1), 1–16. https://doi.org/10.18196/jati.010101
  52. Sutarna, I. T., & Subandi, A. (2023). Korupsi Dana Desa Dalam Perspektif Principal-Agent. Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa, 4(2), 121–136. https://doi.org/10.47134/villages.v4i2.52
  53. Tahmidaten, L., & Krismanto, W. (2020). Permasalahan Budaya Membaca di Indonesia (Studi Pustaka Tentang Problematika & Solusinya). Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 10(1), 22–33. https://doi.org/10.24246/j.js.2020.v10.i1.p22-33
  54. Wulandari, S., Yuliandari, E., & Rusnaini. (2022). Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Dana Desa. Jurnal Demokrasi Dan Ketahanan Nasional |, 1(4), 2022. https://doi.org/https://doi.org/10.13057/souvereignty.v1i4.532
  55. Yuningsih, Ami & Siti Chodijah. (2022). Peran Masyarakat Desa Dalam Menjalankan Program Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Rancakasumba. Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial, 20(2), 48–63. https://doi.org/10.54783/dialektika.v20i2.57
Downloads
License

How to Cite

Inclusive Governance in The Village Fund Oversight: A Reform Strategy to Reduce Extreme Poverty in Batang Regency. (2025). Bestuurskunde: Journal of Governmental Studies, 5(2), 91-103. https://doi.org/10.53013/bestuurskunde.5.2.91-103